Kamis, 22 Desember 2011

PEDOMAN PEMBUATAN KARYA TULIS



SISTEMATIKA KARYA TULIS
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Halaman Kata Pengantar
Halaman Daftar Isi
Halaman Daftar Tabel (jika ada)
Halaman Daftar Gambar (jika ada)
A.    Pendahuluan
1.      Latar Belakang
2.      Tujuan Penulisan
3.      Rumusan Masalah
4.      Pembatasan Masalah
5.      Metode Pengumpulan Data
6.      Waktu Pelaksanaan Observasi
B.     Landasan Teori
C.     Pembahasan
D.    Penutup
1.      Simpulan
2.      Saran-saran
Daftar Pustaka
PENJELASAN SINGKAT
§  Judul dan penentuan masalah
Judul dapat ditetapkan setelah masalah dirumuskan dengan jelas. Judul harus mengacu pada masalah pokok. Masalah dan judul saling berkaitan satu sama lain. Maslah harus dapat memberikan kesan terhadap judul demikian juga sebaliknya, judul harus mencerminkan masalah. Artinya, dalam judul tersirat masalah.
§  Latar Belakang
Latar belakang menjelaskan dasar pemikiran  penulis, mengapa dan bagaimana penulis memilih tema atau topik tertentu. Pertanyaan “mengapa” tentu berkenaan dengan alasan-alasan rasional maupun alasan empiris pentingnya topik atau tema tersebut terpilih, misalnya dikaitkan dengan kepentingan ilmu, kepentingan profesi, kepentingan pendidikan, kepentingan pengembangan ekonomi, atau kepentingan pembangunan pada umumnya. Pertanyaan “bagaimana” berkenaan dengan proses yang ditempuh peneliti sampai menemukan topik atau tema. Tema atau topik dapat diangkat dari kajian teoritis (deduksi) atau bisa pula dari kajian gejala atau peristiwa empris di lapangan (induksi). Hal ini diangkat untuk menjelaskan proses tersebut. Akhiri uraian latar belakang dengan menyatakan .... atas dasar itu penulis mengambil judul....
§  Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah yaitu menetapkan satu atau dua masalah dari kemungkian yang telah diidentifikasi serta ruang lingkupnya.
§  Merumuskan Permasalahan
Permasalahan dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.
§  Merumuskan Tujuan
Rumusan tujuan dalam bentuk pernyataan mengenai makna yang terkandung dalam permasalahan atau tema makalah. Misalnya ...........bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai hubungan kekuasaan seorang pemimpin dengan tugas dan tanggung jawabnya. Tujuan harus dihubungkan dengan permasalahan/tema. Apa tujuan yang diinginkan dengan tema tersebut.
Kalimat “Karya tulis ini disusun untuk memenuhi tugas akhir .......” BUKAN pada Tujuan Penulisan tetapi pada Kata Pengantar.
§  Kerangka Teori dan Pembahasan
Kerangka teori, tinjauan pustaka atau landasan teori, maknanya sama, yakni menguraikan teori keilmuan, prinsip, hukum yang mendasari masalah. Ada baiknya dijelaskan pula hasil-hasil penelitiaan sebelumnya yang relevan dengan permasalahan sehingga memperkuat landasan teori, hukum yang telah disebutkan di atas. Pembahasan isinya menjelaskan jawaban pemecahan masalah berdasarkan hasil pengamatan empiris. Hasil pengamtan empiris ini bisa dibahas dari sudut teoritis swbagai bahan perbandingan dan untuk memperjelas hasil pengamatan.
§  Simpulan
Penulis menarik kesimpulan berdasarkan pembahasan dalam hubungannya dengan jawaban atas dasar pengamatan sesuai dengan permsalahan yang diajukan.
§  Saran-saran
Penulis mengajukan pendapat/saran terhadap hasil pengamatan atau menilai kelemahan-kelemahan gejala, peristiwa, atau proses yang terjadi di lapangan yang diajukan.
§  Daftar Pustaka
Buku referensi yang digunakan dalam membahas makalah  tersebut.


Teknik Penulisan
1.      Ukuran kertas : A4 (8.27 x11.69 inch – 210 x297 mm) dan jumlah halaman 10-15 page. Page Setup pada computer harus disesuaikan
2.      Margin : margin kiri 1.25 inch (31.7 mm), margin kanan 1 inch (25.4 mm), margin atas 1.25 inch dan bawah adalah 1 inch, atau kiri – atas 3.5 cm, kanan – bawah 2,5 cm. Menggunakan spasi (line spacing) 1.5
3.      Jenis dan ukuran huruf : Times New Romans, 12 point
4.      Kata – kata yang bukan bahasa Indonesia, kata asing, bahasa daerah, judul buku, majalah, atau surat kabar, dalam daftar rujukan ditulis dengan huruf miring (Italia)
5.      Tidak boleh ada halaman yang kosong, kecuali pada halaman terakhir tulisan.

Cara Menulis Rujukan (Daftar Pustaka)
Pada daftar pustaka ditulis berturut-turut : (1) nama penulis dengan urutan, nama akhir, nama awal, dan nama tengah tanpa gelar akademik; (2) tahun penerbitan; (3) judul, termasuk anak judul; (4) kota tempat penerbitan; (5) penerbit. Nama penulis terdiri dari dua bagian ditulis dengan urutan nama akhir diikuti koma, nama awal diakhiri dengan titik.
Pada bagian berikut hanya disajikan rujukan yang sering digunakan.
1.      Rujukan dari buku
Nama penulis (titik), tahun terbit (titik), judul buku (cetak miring) diakhiri titik, kota tempat penerbit dan nama penerbit dipisahkan tanda titik dua ( : )
Contoh:
Ekosilo, M. 2003. Sekolah Unggul Berbasis Nilai. Semarang: Effhar
2.      Rujukan dari buku yang berisi kumpulan artikel (ada editornya)
Seperti rujukan dari buku ditambah tulisan (Ed) jika satu editor, dan (Eds) jika lebih dari satu editor. Ditulis dalam kurung nama editornya.
3.      Rujukan dari artikel dalam jurnal
Nama penulis, tahun, judul arikel (ditulis dengan cetak biasa), dan hurf besar pada awal kata kecuali kata tugas. Nama jurnal ditulis dengan cetak miring, dan setiap huruf awal kata ditulis besar, kecuali kata tugas. Bagian akhir ditulis berturut-turut jurnal tahun keberapa, nomor berapa (dalam kurung), dan nomor halaman dari artikel tersebut.
Contoh :
Ekosusilo, M. 2003. Mengupayakan Pendidikan yang Mampu Meningkatkan Produtivitas dan Pertumbuhan Ekonomi. Ilmu Pengetahuan Sosial: Jurnal IPS Pengajarannya. 37 (1): 1-10
4.      Rujukan dari artikel dalam majalah atau koran
Nama penulis, tanggal, bulan, tahun. Judul artikel ditulis dengtan cetak biasa, huruf besar disetiap awal kata kecuali kata tugas. Nama majalah/koran ditulis dengan huruf kecil kecuali pada huruf pertama awal kata, dan dicetak miring. Nomor halaman disebut pada bagian akhir.
Contoh :
Kandyawan, WP. 3 Januari. (2005). Momentum (aksi sosial politik) Solo Pos. Hlm. 4
5.      Rujukan dari lembaga yang ditulis atas nama lembaga
Nama lembaga, tahun, judul karangan (cetak miring), nama tempat penerbitan, dan nama lembaga yang bertanggung jawab atas penerbitan karangan tersebut.
Contoh :
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
6.      Rujukan dari internet
a.       Berupa artikel dari jurnal
Nama penulis, tahun, judul artikel, nama jurnal (cetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), volume dan nomor, diakhiri alamat sumber rujukan disertai keterangan kapan diakses di antara tanda kurung.
Contoh :
Kumaidi. 2004. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5, Nomor 4 (http://www.malang.ac.id, diakses 20 Juli 2004)
b.      Berupa bahan diskusi
Nama penulis, tanggal. Bulan, tahun, topik bahan diskusi, nama bahan diskusi (cetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online) dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan tersebut disertai keterangan kapan diakses di antara tanda kurung.
Contoh :
Wilson, D. 20 Nopember (1999). Summary of Citing Internet Sitting. NETTRAIN Discussion List, (Online), (NETTRAIN@ubnvm.cc.buffalo.edu, diakses 22 Nopember 1999)
c.       Berupa e-mail pribadi
Naga, Dali S. (ikip-jkt@indo.net.id). 1 Oktober 1997. Artikel Untuk JIP. E-mail kepada Ali Saukah (jipsi@mlg.ywcn.or.id)
d.      Di luar ketiga alamat internet diatas tulis saja alamat website dan tanggal downloadnya.

Demikian, yang dulu pernah saya dapat dan pelajari saat makan bangku SMA (kayak rayap.... :D). Untuk sumber kurang jelas, ini contoh pedoman pembuatan karya tulis waktu SMA yang saya ketik ulang dan saya share kepada teman2.. :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar