SISTEMATIKA
KARYA TULIS
Halaman Judul
Halaman
Pengesahan
Halaman Kata
Pengantar
Halaman Daftar
Isi
Halaman Daftar
Tabel (jika ada)
Halaman Daftar
Gambar (jika ada)
A.
Pendahuluan
1.
Latar
Belakang
2.
Tujuan
Penulisan
3.
Rumusan
Masalah
4.
Pembatasan
Masalah
5.
Metode
Pengumpulan Data
6.
Waktu
Pelaksanaan Observasi
B.
Landasan
Teori
C.
Pembahasan
D.
Penutup
1.
Simpulan
2.
Saran-saran
Daftar Pustaka
PENJELASAN
SINGKAT
§ Judul
dan penentuan masalah
Judul dapat ditetapkan
setelah masalah dirumuskan dengan jelas. Judul harus mengacu pada masalah
pokok. Masalah dan judul saling berkaitan satu sama lain. Maslah harus dapat
memberikan kesan terhadap judul demikian juga sebaliknya, judul harus
mencerminkan masalah. Artinya, dalam judul tersirat masalah.
§ Latar
Belakang
Latar belakang
menjelaskan dasar pemikiran penulis,
mengapa dan bagaimana penulis memilih tema atau topik tertentu. Pertanyaan
“mengapa” tentu berkenaan dengan alasan-alasan rasional maupun alasan empiris pentingnya
topik atau tema tersebut terpilih, misalnya dikaitkan dengan kepentingan ilmu,
kepentingan profesi, kepentingan pendidikan, kepentingan pengembangan ekonomi,
atau kepentingan pembangunan pada umumnya. Pertanyaan “bagaimana” berkenaan
dengan proses yang ditempuh peneliti sampai menemukan topik atau tema. Tema
atau topik dapat diangkat dari kajian teoritis (deduksi) atau bisa pula dari
kajian gejala atau peristiwa empris di lapangan (induksi). Hal ini diangkat
untuk menjelaskan proses tersebut. Akhiri uraian latar belakang dengan menyatakan
.... atas dasar itu penulis mengambil judul....
§ Pembatasan
Masalah
Pembatasan masalah
yaitu menetapkan satu atau dua masalah dari kemungkian yang telah
diidentifikasi serta ruang lingkupnya.
§ Merumuskan
Permasalahan
Permasalahan dirumuskan
dalam bentuk kalimat tanya.
§ Merumuskan
Tujuan
Rumusan tujuan dalam
bentuk pernyataan mengenai makna yang terkandung dalam permasalahan atau tema
makalah. Misalnya ...........bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai
hubungan kekuasaan seorang pemimpin dengan tugas dan tanggung jawabnya. Tujuan
harus dihubungkan dengan permasalahan/tema. Apa tujuan yang diinginkan dengan
tema tersebut.
Kalimat “Karya tulis
ini disusun untuk memenuhi tugas akhir .......” BUKAN pada Tujuan Penulisan tetapi pada Kata Pengantar.
§ Kerangka
Teori dan Pembahasan
Kerangka teori,
tinjauan pustaka atau landasan teori, maknanya sama, yakni menguraikan teori
keilmuan, prinsip, hukum yang mendasari masalah. Ada baiknya dijelaskan pula
hasil-hasil penelitiaan sebelumnya yang relevan dengan permasalahan sehingga
memperkuat landasan teori, hukum yang telah disebutkan di atas. Pembahasan
isinya menjelaskan jawaban pemecahan masalah berdasarkan hasil pengamatan
empiris. Hasil pengamtan empiris ini bisa dibahas dari sudut teoritis swbagai
bahan perbandingan dan untuk memperjelas hasil pengamatan.
§ Simpulan
Penulis menarik
kesimpulan berdasarkan pembahasan dalam hubungannya dengan jawaban atas dasar
pengamatan sesuai dengan permsalahan yang diajukan.
§ Saran-saran
Penulis mengajukan
pendapat/saran terhadap hasil pengamatan atau menilai kelemahan-kelemahan
gejala, peristiwa, atau proses yang terjadi di lapangan yang diajukan.
§ Daftar
Pustaka
Buku referensi yang
digunakan dalam membahas makalah
tersebut.
Teknik
Penulisan
1.
Ukuran kertas : A4 (8.27 x11.69 inch –
210 x297 mm) dan jumlah halaman 10-15 page. Page
Setup pada computer harus disesuaikan
2.
Margin : margin kiri 1.25 inch (31.7
mm), margin kanan 1 inch (25.4 mm), margin atas 1.25 inch dan bawah adalah 1
inch, atau kiri – atas 3.5 cm, kanan – bawah 2,5 cm. Menggunakan spasi (line spacing) 1.5
3.
Jenis dan ukuran huruf : Times New
Romans, 12 point
4.
Kata – kata yang bukan bahasa Indonesia,
kata asing, bahasa daerah, judul buku, majalah, atau surat kabar, dalam daftar
rujukan ditulis dengan huruf miring (Italia)
5.
Tidak boleh ada halaman yang kosong,
kecuali pada halaman terakhir tulisan.
Cara
Menulis Rujukan (Daftar Pustaka)
Pada daftar pustaka
ditulis berturut-turut : (1) nama penulis dengan urutan, nama akhir, nama awal,
dan nama tengah tanpa gelar akademik; (2) tahun penerbitan; (3) judul, termasuk
anak judul; (4) kota tempat penerbitan; (5) penerbit. Nama penulis terdiri dari
dua bagian ditulis dengan urutan nama akhir diikuti koma, nama awal diakhiri
dengan titik.
Pada bagian berikut
hanya disajikan rujukan yang sering digunakan.
1.
Rujukan dari buku
Nama
penulis (titik), tahun terbit (titik), judul buku (cetak miring) diakhiri
titik, kota tempat penerbit dan nama penerbit dipisahkan tanda titik dua ( : )
Contoh:
Ekosilo,
M. 2003. Sekolah Unggul Berbasis Nilai.
Semarang: Effhar
2.
Rujukan dari buku yang berisi kumpulan
artikel (ada editornya)
Seperti
rujukan dari buku ditambah tulisan (Ed) jika satu editor, dan (Eds) jika lebih
dari satu editor. Ditulis dalam kurung nama editornya.
3.
Rujukan dari artikel dalam jurnal
Nama
penulis, tahun, judul arikel (ditulis dengan cetak biasa), dan hurf besar pada
awal kata kecuali kata tugas. Nama jurnal ditulis dengan cetak miring, dan
setiap huruf awal kata ditulis besar, kecuali kata tugas. Bagian akhir ditulis
berturut-turut jurnal tahun keberapa, nomor berapa (dalam kurung), dan nomor
halaman dari artikel tersebut.
Contoh
:
Ekosusilo, M. 2003.
Mengupayakan Pendidikan yang Mampu Meningkatkan Produtivitas dan Pertumbuhan
Ekonomi. Ilmu Pengetahuan Sosial: Jurnal
IPS Pengajarannya. 37 (1): 1-10
4.
Rujukan dari artikel dalam majalah atau
koran
Nama
penulis, tanggal, bulan, tahun. Judul artikel ditulis dengtan cetak biasa,
huruf besar disetiap awal kata kecuali kata tugas. Nama majalah/koran ditulis
dengan huruf kecil kecuali pada huruf pertama awal kata, dan dicetak miring.
Nomor halaman disebut pada bagian akhir.
Contoh
:
Kandyawan,
WP. 3 Januari. (2005). Momentum (aksi sosial politik) Solo Pos. Hlm. 4
5.
Rujukan dari lembaga yang ditulis atas
nama lembaga
Nama
lembaga, tahun, judul karangan (cetak miring), nama tempat penerbitan, dan nama
lembaga yang bertanggung jawab atas penerbitan karangan tersebut.
Contoh
:
Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa. 2003. Kamus Besar
Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan
6.
Rujukan dari internet
a. Berupa
artikel dari jurnal
Nama penulis, tahun, judul artikel, nama
jurnal (cetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), volume
dan nomor, diakhiri alamat sumber rujukan disertai keterangan kapan diakses di
antara tanda kurung.
Contoh :
Kumaidi. 2004.
Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5, Nomor 4 (http://www.malang.ac.id,
diakses 20 Juli 2004)
b. Berupa
bahan diskusi
Nama penulis, tanggal. Bulan, tahun,
topik bahan diskusi, nama bahan diskusi (cetak miring) dengan diberi keterangan
dalam kurung (Online) dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan tersebut disertai keterangan kapan diakses di
antara tanda kurung.
Contoh :
Wilson, D. 20 Nopember
(1999). Summary of Citing Internet Sitting. NETTRAIN
Discussion List, (Online), (NETTRAIN@ubnvm.cc.buffalo.edu,
diakses 22 Nopember 1999)
c. Berupa
e-mail pribadi
d. Di
luar ketiga alamat internet diatas tulis saja alamat website dan tanggal
downloadnya.
Demikian, yang dulu
pernah saya dapat dan pelajari saat makan bangku SMA (kayak rayap.... :D).
Untuk sumber kurang jelas, ini contoh pedoman pembuatan karya tulis waktu SMA
yang saya ketik ulang dan saya share kepada teman2.. :-)